简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Ikhtisar:Emas berjangka kontrak bulan Agustus turun $14.00 ke $1,864.40 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Juli turun $0.471 ke $27.68 per ons.
Harga emas turun tajam dan mendekati kerendahan sesi pada awal perdagangan sesi AS hari Senin. Pergerakan naik karena faktor safe-haven telah meredup ditengah lingkungan perdagangan global dengan minat terhadap resiko yang kuat dan tidak adanya geopolitik utama dan juga dengan tidak adanya rintangan terhadap ekonomi dijalan investasi. Juga terlihat adanya tekanan dari para trader yang berdasarkan grafik dengan postur tehnikal bagi emas telah menurun baru-baru ini. Emas berjangka kontrak bulan Agustus turun $14.00 ke $1,864.40 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Juli turun $0.471 ke $27.68 per ons.
Pasar saham global bervariasi dengan kebanyakan menguat dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah naik sedikit pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai dan berada dekat rekor ketinggian.
Pertemuan dari negara-negara industri G-7 yang baru saja selesai di Inggris, tidak menghasilkan berita yang menggerakkan pasar secara signifikan. Fokus utama dari pertemuan tersebut adalah bagaimana kelompok G-7 ini bisa berurusan dengan Cina dengan cara yang tidak berkonfrontasi.
Data ekonomi yang penting pada minggu ini adalah pertemuan FOMC dari the Fed yang akan dimulai pada hari Selasa pagi dan berakhir pada Rabu sore dengan sebuah pernyataan. Diperkirakan tidak akan ada perubahan besar dalam kebijakan moneter AS.
“Support” terdekat menunggu di $1,850 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,835 dan kemudian $1,810. “Resistance” terdekat menunggu di $1,867 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,879 dan kemudian $1,900.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Dolar AS sedikit menguat pada akhir perdagangan Selasa (26/10), setelah bergerak di kisaran sempit karena pasar menunggu berita dari pertemuan bank sentral mendatang yang mungkin memicu volatilitas. Setelah sebuah laporan menunjukkan bahwa konsumen AS lebih percaya tentang ekonomi daripada yang diperkirakan, indeks dolar naik moderat 0,1 persen pada 93,9280 pada pukul 15.30 waktu setempat (19.03 GMT).
Setelah sempat turun tajam dari ketinggian di $1,800 ke $1,774 pada minggu sebelumnya, pada minggu lalu harga emas berhasil naik kembali ke $1,792 oleh karena meningkatnya kekuatiran akan inflasi yang problematik dan melemahnya dollar AS ditambah dengan postur tehnikal grafik yang baik. Namun emas sulit untuk menembus $1,800 kecuali yields obligasi AS terus turun.
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November 2021 naik 16 sen, atau sekitar 0,19 persen, menjadi US$82,44 per barel di New York Mercantile Exchange pada Senin (18/10/2021).
Memulai minggu lalu, harga emas bertahan di $1,759 dan pada hari Kamis mengalami keuntungan yang mengesankan dengan harga emas naik ke $1,801 antara lain karena melemahnya dollar AS. Namun mengakhiri minggu lalu harga emas turun tajam pada hari Jumat sebanyak $32 ke $1,767.