简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Ikhtisar:Ponzi forex adalah skema penipuan di mana individu dijanjikan pengembalian tinggi atas investasi mereka di pasar valuta asing (forex). Pada minggu lalu, penipuan Ponzi forex berhasil dibongkar dengan penyitaan seluruh aset milik pelaku. Pelaku juga diketahui menggunakan sejumlah broker forex bodong untuk menjalankan aksinya, selengkapnya bisa dibaca pada artikel berikut ini.
Ponzi forex adalah skema penipuan di mana individu dijanjikan pengembalian tinggi atas investasi mereka di pasar valuta asing (forex). Namun, bukannya menghasilkan keuntungan melalui perdagangan, pelaku skema Ponzi forex menggunakan dana dari investor baru untuk membayar pengembalian kepada investor sebelumnya untuk menciptakan ilusi profitabilitas.
Pada intinya, skema ini beroperasi serupa dengan skema Ponzi tradisional, yaitu pengembalian dibayarkan kepada investor sebelumnya menggunakan modal yang disumbangkan oleh investor baru, dan bukan dari keuntungan sebenarnya.
Pada akhirnya, ketika skema tersebut gagal atau menjadi tidak berkelanjutan karena kurangnya investor baru, banyak peserta yang kemudian kehilangan uangnya.
Skema Ponzi forex merupakan ancaman signifikan bagi investor dan trader di dunia forex. Dengan memahami modus operandi skema ini dan mengambil tindakan proaktif untuk melindungi diri sendiri, trader investor dapat meminimalkan paparan terhadap aktivitas penipuan seperti Ponzi forex ini. Kewaspadaan, uji tuntas, dan skeptisisme yang sehat adalah alat penting dalam menjaga diri dalam menghadapi potensi jebakan investasi.
Direktorat Penegakan (ED) yang beroperasi di bawah Kementerian Keuangan India, telah melakukan beberapa penggerebekan pada hari Kamis minggu lal sebagai bagian dari penyelidikan yang terdaftar berdasarkan Undang-Undang Pencegahan Pencucian Uang di berbagai lokasi di daerah Kolhapur, Pune dan Nashik.
Pencarian tersebut merupakan bagian dari penyelidikan terkait skema pemasaran berjenjang Ponzi forex. Beberapa broker forex ilegal yang diduga dikelola oleh pelaku utama yakni Vinod Tukaram Khute bersama komplotannya juga ikut diselidiki.
Uang tunai, dana bank, deposito, dan perhiasan senilai Rp9 miliar telah dibekukan dan disita sebagai bukti bersama dengan dokumen dan perangkat digital lainnya.
Berdasarkan penjelasan dari ED, mereka memulai penyelidikan setelah registrasi FIR (First Information Report) yang berisikan nama-nama pelaku terdaftar di Stasiun Bharti Vidhyapeeth, Pune.
Dari registrasi tersebut terdapat nama-nama seperti Vinod Khute, Santosh Khute, Mangesh Khute, Kiran Pitamber Anarase, Ajinkya Badadhe dan lainnya yang dilaporkan karena menipu masyarakat umum menggunakan skema Ponzi forex dan platform trading forex bodong yang menjanjikan keuntungan selangit dan berhasil mengumpulkan lebih dari ₹100 Crore atau senilai Rp196 miliar.
Investigasi mengungkapkan bahwa Vinod Khute, yang melarikan diri dan diduga tinggal di Dubai, adalah dalang berbagai skema pemasaran multi-level dan Ponzi forex, perdagangan ilegal, pertukaran kripto dan layanan e-wallet.
Dana tersebut dikumpulkan melalui berbagai entitas cangkang palsu yang dimasukkan ke dalam jaringan transaksi kompleks yang pada akhirnya mengarah pada penarikan hasil tunai dan disedot ke Dubai dengan konversi ke Crypto, aset virtual, atau melalui sistem Hawala oleh pelaku Vinod Khute.
Dunia trading forex adalah tempat dimana keuntungan dapat diperoleh atau hilang dalam sekejap mata. Oleh karena itu, selalu memilih broker yang memiliki reputasi baik merupakan hal yang tidak dapat dilebih-lebihkan. Karena, broker tanpa reputasi atau regulasi sangatlah rentan untuk dijadikan alat oleh para pelaku skema Ponzi forex.
Pelaku skema Ponzi forex yang bernama Vinod Khute ini, diketahui juga mengelola sejumlah broker bodong yang dijalankan bersama dengan komplotannya.
Nama dari broker-broker bodong tersebut adalah:
1. VIPS FX
Mengidentifikasi dan menghindari broker yang terkait dengan skema Ponzi forex sangat penting untuk melindungi investasi Anda.
Dengan selalu terinformasi dan menghindari menggunakan broker dengan reputasi yang meragukan, Anda dapat mengurangi risiko terjerat dalam skema Ponzi forex dan melindungi modal hasil jerih payah Anda. Ingatlah bahwa dalam dunia trading forex, kewaspadaan adalah kunci untuk menjaga kepentingan finansial Anda.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Platform INGOT Brokers, sebuah firma pialang global, telah membuat kemajuan penting dalam rencana ekspansinya dengan memperoleh lisensi dari Securities and Commodities Authority (SCA) di Uni Emirat Arab (UEA). Sebelumnya, cabang perusahaan di Kenya, INGOT Africa, juga menerima persetujuan CMA untuk menawarkan valas dan CFD. Pada bulan Juli 2022, broker tersebut berekspansi dengan memperoleh lisensi FSA di Seychelles.
OctaTrader, platform perdagangan milik Octa Broker, menerima penghargaan 'Produk Fintech Terbaik Tahun Ini' dari Global Business Magazine 2025. Sebagai solusi perdagangan yang terus berkembang, OctaTrader baru-baru ini memperoleh beberapa penghargaan industri, yang menyoroti berbagai alat yang didukung AI dan berbagai inovasi lainnya.
Broker Forex IB (Interactive Brokers) sekarang menawarkan ekuitas Slovenia bersama dengan lebih dari 160 bursa global lainnya. IB juga telah menerapkan solusi CoacsConnect untuk memproses tindakan korporat senilai $3,8 miliar setiap harinya.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin ! Di momen yang penuh berkah dan kebahagiaan ini, kami segenap keluarga besar WikiFX mengucapkan selamat merayakan hari kemenangan kepada seluruh masyarakat Indonesia.