简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Ikhtisar:Emas tetap berat meskipun sinyal terbawahnya di bawah 1500-an. Garis support Agustus telah tertembus tetapi bear tidak berkomitmen untuk posisi sell,
Emas berada di bawah moving average 21-hari, hampir menguji support trendline.
Pada sisi sebaliknya, Bulls akan kembali di atas 1550.
Emas tetap berat meskipun sinyal terbawahnya di bawah 1500-an. Garis support Agustus telah tertembus tetapi bear tidak berkomitmen untuk posisi sell, kemungkinan karena ketidakpastian geopolitik tetap bergolak.
Emas berada di bawah moving average 21 hari, (bearish) sambil menekan pada Fibonacci retracement 23,6% dari posisi terendah Juli ke tertinggi baru-baru ini. Di bawah support trendline, 1478, karena rendah 13 Agustus, menjaga swing high 19 Juli yang berada di 1,452.93. Pada sisi sebaliknya, Bulls akan kembali di atas 1550 yang kemudian menjaga prospek ke 1590 sebagai area target Fibo 127,2%.
Grafik Emas Harian
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Prediksi Emas hari ini cenderung mengalami kenaikan dalam kondisi sekarang dan selajutnya masih berpotensi mengalami penurunan, hal ini di sebabkan karena penguatan USD masih cenderung membanyangi yang di pengaruhi meredanya konflik timur tengah dan pengaruh dari imbal hasil Obligasi AS.
Harga emas sempat turun ke level terendah dalam setahun di $1,761 pada hari Kamis minggu lalu, namun berhasil pulih kembali ke atas $1,770 dan diperdagangkan disekitar $1,783.00 karena data NFP AS yang muncul sangat mengecewakan dengan penambahan pekerjaan hanya sebanyak 210.000 dibandingkan dengan yang diperkirakan sebanyak 550.000.
Harga minyak naik Jumat (03/12) pagi di Asia, melanjutkan kenaikan setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan mitranya (OPEC+) memutuskan untuk tidak mengubah rencana penambahan pasokannya pada pertemuan terbaru. Namun, cairan hitam ini tampaknya masih akan mengalami penurunan untuk minggu keenam.
Harga emas naik tipis pada Kamis (25/11/2021) karena pelemahan dolar. Namun sikap hawkish bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve atau the Fed yang mempercepat pengurangan stimulus membebani logam mulia.